5 Perbedaan Paling Jelas antara Nilai dan Norma

Di dalam ilmu sosiologi dikenal istilah nilai dan norma. Sebenarnya, apa sih pengertian dan maksud dari kedua istilah ini? Apa pula perbedaan di antara keduanya?

perbedaan-nilai-dan-norma.jpg

Masyarakat Desa

Nilai

Nilai adalah landasan masyarakat yang timbul akibat interaksi dan disebarkan di kehidupan bersosial. Nilai terbentuk melalui proses bermasyarakat dan merupakan usaha untuk memenuhi kebutuhan sosial manusia. Nilai dapat mempengaruhi perkembangan diri seseorang dalam bentuk yang berbeda-beda. Suatu nilai juga cenderung berkaitan dengan nilai lainnya sehingga membentuk sistem nilai.

Peranan dari nilai adalah sebagai pengawas perilaku seseorang sehingga dapat mengarahkannya menuju pola pikir dan tingkah lalu yang positif. Nilai bisa terwujud dalam bentuk pemikiran, perilaku, dan benda. Sedangkan contoh nilai antara lain sikap ramah, peduli, disiplin, dan lain-lain.

Norma

Norma adalah aturan yang mengikat perilaku dan interaksi seseorang di dalam bermasyarakat. Dengan kata lain, norma dibuat untuk mendorong terciptanya nilai. Oleh sebab itu, pelanggaran terhadap norma akan mendapatkan sanksi tertentu.

Menurut wujudnya, norma bisa dibedakan menjadi dua macam yaitu norma tertulis dan norma tidak tertulis. Berdasarkan daya ikat atau sanksinya, norma juga bisa dibagi ke dalam empat jenis yaitu norma cara, norma kebiasaan, norma perilaku, dan norma adat. Sedangkan bila ditinjau dari peranannya dalam ruang lingkup bermasyarakat, macam-macam norma di antaranya norma kesopanan, norma kesusilaan, norma kebiasaan, norma hukum , dan norma agama.

Perbedaan

Setelah memahami uraian di atas, maka dapat disimpulkan perbedaan-perbedaan nilai dan norma versi FarOF, yakni :

  1. Nilai lebih dahulu tercipta dibandingkan dengan norma. Norma muncul setelah adanya nilai dan berfungsi untuk mengikat pelaksanaan nilai.
  2. Nilai bersifat implisit alias tersamar/tersirat. Sedangkan sifat norma adalah eksplisit, nyata, tegas, dan jelas.
  3. Nilai belum dilengkapi dengan sanksi. Tetapi pelanggar norma akan memperoleh sanksi tertentu.
  4. Tidak ada nilai yang tertulis. Sebaliknya, norma bisa berwujud tertulis dan tidak tertulis.
  5. Nilai berfungsi sebagai pedoman seseorang dalam bermasyarakat. Di sisi lain, norma berguna sebagai aturan yang ada di suatu kelompok masyarakat.