5 Perbedaan Ulat Kandang dan Ulat Hongkong

Apakah perbedaan ulat kandang dan ulat hongkong? Bagi para pencinta burung kicauan, ulat kandang serta ulat hongkong sudah dikenal dengan akrab. Pasalnya, kedua ulat tersebut sering digunakan sebagai pakan alternatif bagi burung peliharaan. Ulat kandang dan ulat hongkong terbukti ampuh dapat meningkatkan kicauan suara dari burung.

Namun tidak sedikit dari kalangan pencinta burung tersebut yang mengaku kesulitan dalam membedakan ulat kandang dengan ulat hongkong lantaran keduanya mempunyai wujud yang hampir sama. Walaupun begitu, kedua ulat ini tentunya mempunyai perbedaan-perbedaan yang bisa dikenali dengan baik. Perbedaan tersebut mencakup asal muasal ulat tersebut serta khasiatnya bagi burung kicauan.

perbedaan-ulat-kandang-hongkong.jpg

Ulat Kandang

Ulat kandang adalah larva dari serangga sejenis kumbang yang bernama latin Alphitobius diaperinus di dalam famili Tenebrionidae. Dalam bahasa inggris, ulat ini biasa disebut sebagai lesser mealworm dan the litter beetle. Keberadaannya bisa ditemukan di hampir seluruh belahan dunia. Serangga ini dikenal sebagai hama dari tanaman gandum dan sejumlah unggas peliharaan.

Panjang ulat kandang yang sudah dewasa bisa mencapai 6-11 mm dan berbentuk cenderung oval. Tubuhnya berwarna hitam atau cokelat mengkilap. Kadang-kadang ada pula bintik-bintik berwarna hitam di sekujur tubuhnya. Dibandingkan dengan ulat hongkong, ulat kandang ini mempunyai ukuran yang lebih pendek dan lebih kurus.

Beberapa manfaat ulat kandang untuk burung antara lain :

  1. Sumber protein dan gizi yang baik
  2. Merangsang burung untuk terus berkicau
  3. Bahan makanan yang aman bagi burung

Ulat Hongkong

Ulat hongkong (Tenebrio molitor) merupakan larva dari serangga yang bernama the mealworm beetle. Itu sebabnya, ulat ini pun dikenal pula dengan sebutan mealworm, common mealworm, atau yellow mealworm. Ulat hongkong tergolong sebagai anggota dari famili Tenebrionidae di genus Tenebrio.

Tingkat pertumbuhan ulat hongkong termasuk sangat cepat. Panjangnya sendiri bisa mencapai ukuran lebih dari 2,5 cm dengan warna tubuh yaitu kekuning-kuningan. Sedangkan setelah dewasa dan berubah wujud menjadi kumbang, ukuran serangga ini biasanya sekitar 1,25-1,80 cm. Di kalangan petani, serangga T. molitor dikenal sebagai hama dari tanaman biji-bijian.

Adapun manfaat dari ulat hongkong untuk burung di antaranya :

  1. Meningkatkan birahi secara cepat
  2. Memperindah kualitas suara kicauan
  3. Menghangatkan suhu tubuh
  4. Meningkatkan daya tahan burung
  5. Menaikkan bobot burung sehingga lebih gemuk

Perbedaan

Berikut ini perbedaan-perbedaan antara ulat kandang dan ulat hongkong yang patut Anda ketahui :

  1. Ulat kandang memiliki nama latin Alphitobius diaperinus dan nama latin ulat hongkong adalah Tenebrio molitor.
  2. Meskipun sama-sama termasuk dalam famili Tenebrionidae, ulat kandang tergolong di genus Alphitobius serta ulat hongkong tergolong di genus Tenebrio.
  3. Rata-rata ukuran tubuh ulat kandang lebih pendek dan lebih kurus daripada ulat hongkong. Panjang tubuh ulat kandang biasanya sekitar 6-11 mm. Sedangkan panjang tubuh ulat hongkong bisa mencapai 25 mm.
  4. Ulat kandang mempunyai badan yang berwarna kehitam-hitaman atau kecokelat-cokelatan. Berbeda dengan badan ulat hongkong yang memiliki warna kekuning-kuningan.
  5. Dibandingkan dengan ulat kandang, ulat hongkong dapat memicu kicauan suara pada burung dalam waktu yang relatif lebih cepat. Tetapi pemberian ulat hongkong secara rutin dapat mengakibatkan kerontokan bulu dan kelebihan berat badan pada burung tersebut.